Followers

Monday, February 14, 2011

SEANDAINYA.

Di dalam kehidupan di dunia ini manusia tidak lepas dari musibah dan cbaan. Maka sikap seorang mukmin adalah menerima takdir yang telah terjadi dan bersabar menghadapinya. Sebagian orang jika tertimpa musibah mengatakan ”Seandainya aku tidak melakukan ini, maka aku tidak mengalami ini”. Atau ”Seandainya aku jadi orang kaya, pasti aku tidak mengalami kesusahan ini”.
Tetapi tidaklah semua perkataan ‘’seandainya” itu terlarang, bahkan ada perincian sebagaimana dijelaskan oleh para ulama. Inilah sedikit keterangan dalam masalah ini yang kami ambil dari penjelasan syaikh Muhamad bin Sholih Al-’Utsaimin -semoga Alloh merohmatinya- di dalam kitab Al-Qoulul Mufid ‘ala Kitab At-Tauhid, juz: 2, hlm: 122-124.

1. Mengatakan ‘’seandainya” untuk menggugat syari’at.
CTH : "Seandainya mereka mentaati kita, mereka tidak akan terbunuh". Hukumnya HARAM.

2. Mengatakan ‘’seandainya” untuk mengungkapkan penyesalan.
ni hukumnya juga haram. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجَزْ وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلَا تَقُلْ لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَانَ كَذَا وَكَذَا وَلَكِنْ قُلْ قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ

Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada seorang mukmin yang lemah, namun pada semuanya terdapat kebaikan. Hendaklah engkau bersemangat terhadap apa yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan kepada Allah, dan janganlah engkau lemah. Jika ada sesuatu menimpamu, maka janganlah engkau mengatakan ”Seandainya aku melakukan, nescaya terjadi ini dan itu”. Tetapi katakanlah ”Ini adalah takdir Allah, dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan”. Sesungguhnya kata ‘’seandainya” akan membuka perbuatan syaitan. [HR. Muslim, no: 2664; Ibnu Majah; dan Ahmad; dari Abu Hurairah]
3. Mengatakan ‘’seandainya” untuk menyatakan keinginan, harapan, atau cita-cita.

Ini hukumnya tergantung apa yang diinginkan itu, jika berupa kebaikan, maka dibolehkan, bahkan mendapatkan pahala, jika berupa keburukan, maka terlarang.

YA ALLAH...
Sesungguhnya, aku hanya insan yang hina...
Kau kuat kan lah iman aku...
Aku ingin menjadi muslimah yang sempurna pada pandangan MU...
Aku ingin terus beribadat kepada Mu...
Kuat kan aku, redhai lah aku....
Dalam aku menempuhi liku-liku hidup ini.....


AMIN...

No comments: